Jumat, November 08, 2013

Menyederhanakan yang rumit

Karena saya menjalankan beberapa usaha lain yang mendukung sebuah acara, kadang posisi saya menjadi vendor dari perusahaan event organizer. Disini, saya bisa melihat sekilas, tidak terlalu dalam, bagaimana sistem kerja perusahaan event organizer lain dalam mengorganisir sebuah acara. Ada beberapa yang terlalu managerial, malah berkesan membuat hal - hal yang sebenarnya sederhana menjadi lebih rumit. Sebuah pengambilan keputusan bisa menjadi proses yang memakan waktu tidak sebentar karena ada jenjang dalam struktur organisasi yang harus dilalui. Kadang, pada akhirnya, keputusan yang diambil, malah dikembalikan lagi kepada kami yang ada pada posisi sebagai vendor. Lucu juga! Setelah sekian lama menunggu, bolak - balik ngasih masukan, ngasih saran, akhirnya, malah dikembalikan lagi. 

Tujuan utama penggunaan event organizer untuk mengorganisasikan persiapan dan pelaksanaan sebuah acara, tentu saja, menyederhanakan hal - hal yang kompleks menjadi lebih sederhana dengan hasil yang mendekati sempurna, seolah tanpa cela. Kesederhanaan tadi, tentu saja, termasuk bagian dalam proses persiapannya, tentu saja, client tidak melihat proses ini secara langsung, tapi, client akan senang bila kita dapat membuat hal - hal yang dipikir olehnya rumit, menjadi sebuah hal yang sederhana dan hasilnya juga memuaskan. 

Saya sering juga terinspirasi dari perusahaan eo yang bekerja dengan sistem sederhana, SDM yang tidak terlalu banyak, namun porsinya memang pas sesuai dengan job desk dan kebutuhannya, karena pada prinsipnya, eo adalah menyederhanakan hal - hal yang rumit, dan hal - hal yang rumit itu, kadang tidak harus dikerjakan oleh banyak orang. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar