Jumat, Desember 27, 2013

Quiz hiburan massal yang menarik !

Membuat content acara yang menghibur bagi sekian ratus orang secara bersamaan, dibarengi dengan interaksi mereka, artinya, mereka harus terlibat secara aktif - bukan pasif yang hanya menonton, tepuk tangan dan sejenisnya, merupakan salah satu mandatory dari client. Awalnya saya berpikir membuat sebuah quiz, tapi bagaimana caranya agar semua peserta di acara tersebut, bisa menjawab secara bersamaan? Hal itu yang membuat saya mencari banyak masukan dari teman - teman talent, MC khususnya, agar mendapatkan masukan. Teman - teman yang berprofesi sebagai pembawa acara, memberikan saya beberapa masukan, salah satunya adalah dengan menggunakan alat voting dari sewaalatvoting.com yang memungkinkan sebuah quiz dilaksanakan dengan interaksi dari sekian ratus peserta secara bersamaan. 

Alat voting, merupakan sebuah devices yang dilengkapi dengan software dan sebuah receiver untuk menerima jawaban dari peserta untuk masuk ke dalam sebuah sistem. Alatnya nggak besar, mungkin seukuran kalkulator mini, dengan beberapa tombol dari angka 1 sampai 9. Alat ini berfungsi sebagai alat untuk menjawab pertanyaan, dimana pertanyaan dibuat dengan jawaban pilihan / multiple choices, tombol angka 1 sampai 9 tadi, mewakili tiap jawaban, sehingga setiap peserta tinggal menekan tombol angka yang jawabannya paling benar menurut mereka. 

Yang ajaib dan membuat saya kagum, adalah bagaimana sistem dalam alat ini, yang memungkinkan sekian ratus orang menjawab secara bersamaan disusul dengan rekap hasil jawaban peserta, termasuk prosentase, berapa yang menjawab benar dan berapa yang menjawab salah, kemudian juga merekap jawaban dari tiap peserta, sehingga kita dapat mengetahui siapa peserta yang menjawab benar dan waktu menjawab mereka adalah waktu tercepat. Dan itu semua, dilakukan hanya dalam hitungan detik. 

Jenis pertanyaannya sendiri dapat dibuat macam - macam, mulai dari yang serius seperti product knowledges client hingga hiburan seperti tebak wajah atau yang lainnya. Selain itu, dengan menggunakan tambahan bahan dari media yang lain, misalnya video atau foto, kita juga bisa membuatnya menjadi pertanyaan. Serunya lagi, harga sewa dari alat ini, nggak terlalu mahal, menurut saya, cukup sebanding dengan impact yang didapatkan. Lebih jelas tentang alat ini, langsung meluncur ke sewaalatvoting.com dan konsultasi dengan mereka bagaimana membuat pertanyaan yang seru dan menghibur. 

Jumat, November 22, 2013

Menjadi EO yang sukses! bukan cuma soal uang :)


Setiap orang yang memiliki passion pada bidang tertentu, bila ditekuni secara konsisten, lambat laun, pasti akan sukses! Begitu juga, teman - teman yang memiliki passion dalam bidang pengorganisasian acara. Sudah banyak pengalaman teman - teman saya yang secara konsisten mengorganisir acara, mulai dari skala kecil sampai perhelatan yang melibatkan banyak audiences dengan tingkat kerumitan yang tinggi, hingga akhirnya sukses dan dikenal sebagai professional dalam bidang Event Organizer. Apa yang membuat mereka bisa sukses sedemikian rupa, ternyata, nomor satunya adalah passion! They enjoy when they're working! Mereka menikmati saat - saat dimana bekerja, malah ada joke, bahwa pekerjaan adalah bagian dari liburan mereka !

Selain passion, yang nggak kalah penting adalah karakter dasar dalam diri mereka, dan ini, menunjang sekali untuk suksesnya mereka dalam bisnis EO. Komunikatif, adalah salah satunya, supel dan mudah bergaul adalah karakter yang memang harus dimiliki oleh mereka yang berbisnis dalam bidang jasa, apapun, termasuk event organizer. Sebagaimana kita ketahui, bisnis jasa, memang erat kaitannya dengan hubungan personal yang baik, apakah dengan client kita sendiri ataupun dengan vendor pendukung acara kita. Kalau hubungannya sudah baik, bukan masalah lagi untuk mendapatkan pekerjaan dari client di waktu yang akan datang, selain, tentu saja, vendor pendukung kita pun, nggak sungkan untuk memberikan lebih dari yang kita minta. 

Kreatif dan Imajinatif, adalah bagian penting berikutnya bagi mereka yang ingin sukses dalam bidang event organizer. Kreatif dan imajinatif disini, tentu saja juga harus dapat diaplikasikan pada pelaksanaan event-nya, dan, karena kreatif juga, ketika ada masalah yang muncul saat persiapan acara atau acara berlangsung, kita dapat mencari solusi yang cepat dan tepat sehingga rangkaian persiapan dan acara kita berjalan dengan baik. 

Masih ada lagi hal lain yang membuat seseorang bisa menjadi pelaku usaha event organizer yang sukses, percaya nggak percaya, untuk jadi sukses dalam bidang ini, bukan sekedar modal dalam hal finansial yang besar, karena beberapa orang yang saya kenal, karena pandai berkomunikasi dan jujur, akhirnya dipercayakan oleh beberapa orang investor untuk mengelola jutaan rupiah untuk dikembangkan dalam bisnis ini. Jadi, tetep semangat, tetep belajar, tetep low profile dan tingkatkan terus kemampuan kita berkomunikasi. 

Jumat, November 15, 2013

Bukan sekedar baca script !


Medio Oktober lalu, saya berkesempatan untuk mengorganize sebuah acara annual gathering bagi perusahaan nasional produsen bahan bangunan, perusahaan yang cukup ternama ini, sudah sejak 2002 lalu mengadakan gathering bagi para pemilik toko. Gathering ini diadakan di beberapa kota, diantaranya Jakarta, Tasikmalaya, Bandung dan Cirebon. Setelah melalui beberapa presentasi dan diskusi, akhirnya kami menyepakati kerjasama dengan beberapa kebutuhan pendukung acara yang disiapkan oleh client, beberapa disiapkan oleh team saya. Salah satu yang disiapkan oleh client, adalah pembawa acara / MC. 

Ketika bertemu dengan MC-nya, jauh sebelum acara dijalankan, kami membahas mengenai rundown dan script mc, serta menginformasikan beberapa hal, khususnya yang terkait dengan program dan produk dari perusahaan client. Beberapa hari sebelum acara, saya kirimkan script mc sesuai rundown untuk dipelajari. Sesaat sebelum acara pun saya bersama MC pun duduk bersama, briefing singkat mengenai apa saja yang ada di script tersebut, saya sudah tekankan, bahwa ada beberapa hal khususnya informasi program dan produk yang memang tidak boleh lari terlalu jauh dari panduan yang ada di script mc, sayangnya, hal itu dipersepsikan berbeda, sehingga pada saat membawakan acaranya, MC terlalu terpaku pada script mc, pandangannya tidak jauh - jauh dari que card dan terus membaca yang ada di script tersebut. 

Usai acara, saya bersama MC dan client, mereview apa yang baru terjadi, penekanannya jelas, bahwa MC terlalu berpatokan pada script, sehingga kesan bahwa MC adalah sosok yang pintar dan menguasai produk dan program tidak ada, padahal, sangat penting bagi pembawa acara untuk mengetahui jalannya acara dan juga pengetahuan akan produk client, karena MC mewakili client diatas panggung, sebagai perantara untuk menyampaikan pesan penting yang ingin disampaikan oleh client. MC memiliki peran penting untuk membangun suasana acara lebih hidup, bukan sekedar menyampaikan product knowledge dengan cara membaca dan intonasi yang standard. Sampai client-nya bilang, kalau MC tugasnya cuma baca script, gua aja deh yang jadi MC! saya cuma tertawa dalam hati sambil berharap acara berikutnya, MC-nya akan lebih baik. 

Jumat, November 08, 2013

Menyederhanakan yang rumit

Karena saya menjalankan beberapa usaha lain yang mendukung sebuah acara, kadang posisi saya menjadi vendor dari perusahaan event organizer. Disini, saya bisa melihat sekilas, tidak terlalu dalam, bagaimana sistem kerja perusahaan event organizer lain dalam mengorganisir sebuah acara. Ada beberapa yang terlalu managerial, malah berkesan membuat hal - hal yang sebenarnya sederhana menjadi lebih rumit. Sebuah pengambilan keputusan bisa menjadi proses yang memakan waktu tidak sebentar karena ada jenjang dalam struktur organisasi yang harus dilalui. Kadang, pada akhirnya, keputusan yang diambil, malah dikembalikan lagi kepada kami yang ada pada posisi sebagai vendor. Lucu juga! Setelah sekian lama menunggu, bolak - balik ngasih masukan, ngasih saran, akhirnya, malah dikembalikan lagi. 

Tujuan utama penggunaan event organizer untuk mengorganisasikan persiapan dan pelaksanaan sebuah acara, tentu saja, menyederhanakan hal - hal yang kompleks menjadi lebih sederhana dengan hasil yang mendekati sempurna, seolah tanpa cela. Kesederhanaan tadi, tentu saja, termasuk bagian dalam proses persiapannya, tentu saja, client tidak melihat proses ini secara langsung, tapi, client akan senang bila kita dapat membuat hal - hal yang dipikir olehnya rumit, menjadi sebuah hal yang sederhana dan hasilnya juga memuaskan. 

Saya sering juga terinspirasi dari perusahaan eo yang bekerja dengan sistem sederhana, SDM yang tidak terlalu banyak, namun porsinya memang pas sesuai dengan job desk dan kebutuhannya, karena pada prinsipnya, eo adalah menyederhanakan hal - hal yang rumit, dan hal - hal yang rumit itu, kadang tidak harus dikerjakan oleh banyak orang. 

Kamis, November 07, 2013

Blogger, Bagian Penting dari Publikasi !

Nggak nyangka awalnya, kalau perusahaan otomotif yang satu ini menaruh perhatian besar pada publikasi di dunia maya a.k.a internet. Agak kaget juga ketika melihat brief mereka bahwa mereka mengalokasikan 1 hari khusus untuk blogger setelah sehari sebelumnya mengundang hampir semua lini media, untuk meliput launching produk terbaru sepeda motor matic mereka. Blogger yang diundang nggak banyak, dari sekitar 30 orang blogger yang diundang, harapan mereka nggak terlalu muluk, setengahnya datang aja udah bagus. Menurut Marketing Head mereka, blogger nggak bisa dianggap remeh, tulisan mereka, katanya bisa merubah persepsi awam akan sebuah produk. Ia menambahkan, apa yang ditulis oleh para blogger, ditafsirkan oleh masyarakat sebagai sesuatu yang netral, mereka menulis juga nggak dibayar, dan lebih banyak yang mereka tulis adalah pengalaman pribadi dalam menggunakan sebuah produk, sehingga, jika yang ditulis baik, maka, persepsi baik juga yang akan muncul tentang produk tersebut. 

Masuk akal ! Hebatnya lagi, divisi PR mereka cukup intens berkomunikasi di dunia maya dengan para blogger, sehingga, bukan perkara sulit bagi mereka untuk mengundang para blogger untuk ikut datang ke acara launching ini. Karena perannya yang cukup besar itulah, mereka juga nggak main - main dalam pelayanan perjalanan dan suguhan acaranya, seluruh blogger diberangkatkan menuju pabrik tempat dimana launching ini dilaksanakan dengan sebuah minibus ber-AC, diberikan press kit, diajak factory visit disusul dengan test ride, diajak makan malam dengan menu istimewa, sampai dikasih hadiah kenang - kenangan dan sebuah doorprize uang tunai jutaan rupiah..weeeew :) 

Sayangnya, nggak semua perusahaan punya pemikiran yang sama tentang blogger sebagai bagian penting untuk kebutuhan publikasi komersil. Mengundang rekan - rekan dari media, dianggap sudah cukup, tanpa memperhatikan perkembangan zaman yang mulai merubah pola pikir masyarakat, dimana kebanyakan, mulai menjadikan browsing di internet sebagai bagian dari proses mereka mencari referensi sebelum memutuskan untuk membeli sebuah produk. Mungkin kita sama seperti kebanyakan, pas mau beli sesuatu, mendapatkan komentar tentang review sebuah produk dari orang awam sekalipun di internet, akan mempengaruhi keputusan kita untuk jadi membeli produk tsb atau nggak! Dan biasanya, komentar atau review tadi, ditulis oleh blogger di blog personal mereka, atau di web tempat produk tsb dijual, jadi, coba pertimbangkan untuk melibatkan blogger di acara kita, mereka dinilai lebih netral oleh masyarakat, komentar mereka dianggap mewakili penilaian sebuah produk, karena mereka memang bagian penting dari sebuah publikasi. 

Jumat, Oktober 25, 2013

Acara Meeting Perusahaan, Jadi Beda Karena ...

Ini cerita saya ketika menggarap sebuah acara kick off meeting perusahaan perbankan, agak konyol kalau cerita mengenai bagaimana saya mengenal client yang satu ini. Gimana nggak konyol, awalnya, saya baru saja selesai survey dengan salah satu client di Ritz Carlton Hotel, Pasific Place, kelar survey, kami berpisah. Saat hendak turun, di lift, saya berpapasan dengan seorang wanita cantik, masih muda, necis dan kerepotan dengan beberapa barang bawaannya. Dari situlah kita mulai ngobrol, berkenalan dan sekilas bercerita mengenai kehidupan kerja kita masing - masing, kami sempat bertukar kartu nama, karena menurut dia, mungkin kita bisa bekerjasama :) 

Seiring waktu berjalan, saya pun kembali ke rutinitas sehari - hari, dan kartu namanya pun sudah tertumpuk di tumpukan box kartu nama. Sampai akhirnya, dia menghubungi saya, katanya mau kasih brief untuk sebuah event kantornya yang rencananya akan diadakan bulan depan. Jujur, saya sendiri masih belum ngeh, dia ini siapa dan orangnya yang mana :) Sampai akhirnya saya ketemu, baru saya sadar dia ini siapa..heu..heu..heu...

Ok, sekilas brief yang disampaikan bareng dengan beberapa rekan kantornya disampaikan dengan pattern yang sedikit ngacak, melompat - lompat dan kebanyakan becanda. Yeaah, udah biasa begitu, yang penting memang harus sigap dan cepat tanggap! Singkatnya, saya presentasi dan event itu akhirnya dipercayakan kepada saya dan team untuk menggarapnya. Event yang bisa dibilang sederhana, annual kick off meeting, 3D/2N, agenda-nya agak membosankan, karena meeting full day selama 2 hari dan ditutup dengan sesi team building dan sebuah karaoke party biasa. 

Agenda meeting yang full itu, kami garap dengan menggunakan beberapa sentuhan yang sedikit berbeda. Dimana tiap sesi pembuka dari tiap divisi, kami memaksa tiap divisi untuk membuat sebuah video singkat, durasinya nggak boleh lebih dari 3 menit. Isi video itu, menggambarkan tiap divisi sebagai team superhero, lengkap dengan kostum dan sekilas action, serta paparan mereka akan keoptimisan untuk meraih target yang akan dicanangkan. Kenapa kita pilih superhero, yeaah, semuanya juga paham, superhero dalam setiap film, nggak pernah kalah, harapannya, mereka juga punya semangat untuk nggak menyerah untuk memberikan effort yang terbaik. Walhasil, tiap jeda antar sesi, jadi bagian acara yang paling ditunggu, karena mereka bisa ngakak!

Tambahan satu lagi yang buat meeting ini jadi beda, kami menggunakan hardware dan software yang ditawarkan oleh teman - teman dari Yiha Games, sebuah alat kecil yang disebut voting pad, alat ini juga membuat acaranya jadi beda, karena tiap akhir sesi, kami membuat beberapa pertanyaan dengan jawaban multiple choices, dengan alat voting tadi, peserta cukup menekan tombol angka yang sesuai dengan jawaban yang dianggap paling benar. Yang bikin lucu, ada beberapa pertanyaan yang sudah ketahuan banget jawabannya, ternyata ada juga yang jawab salah, dan meskipun cuma menekan tombol, kita bisa tahu siapa yang jawab salah! Mereka yang menjawab salah, maju ke depan dengan muka memerah :) Agenda meeting yang mendominasi rangkaian acara itu, jadi lebih berkesan dan jadi beda, cuma karena dua hal itu saja, kecil tapi besar kesannya!

Rabu, September 11, 2013

Ide Asal Lewat :)

Karena otak kita terus merespons pada setiap kejadian yang kita alami, kadang, kita mendapatkan ide - ide konyol namun genius jika bisa direalisasikan :) Sayangnya, ide - ide tadi, hanya menjadi ide yang asal lewat, kemudian besok begitu lagi, dan lewat lagi. Satu waktu, ketika kita mendapat pekerjaan yang memaksa otak kita untuk memikirkan ide-nya, seperti misalnya, baru aja terima brief dari client nih, produk anak muda yang mau buat event promo, kita pernah punya ide yang asal lewat tadi, yang mungkin saja cocok diaplikasikan untuk menjadi konsep acaranya, sayangnya, kita biarkan ide itu lewat tanpa ada proses pendokumentasian. Nah lho...jadi bengong deh mikirin ide lain. 

Berupaya untuk menggali ide, khususnya tema dan aktivitas yang akan dijalankan pada sebuah acara, kadang menjadi sangat sulit ketika dipaksakan. Biasanya, saya rehat sejenak. Hobi saya nongkrong di pinggir jalan, ngitungin mobil yang lewat :) Ha..ha..ha, yes, kebiasaan kalau lagi suntuk, ngeliatin jalanan dan aktivitas orang di jalan dari sebuah gedung tinggi, menjadi semacam refreshment bagi saya. 

Setelah itu, baru dilanjutkan untuk proses pencarian ide tadi. Melakukan eksplorasi sebanyak - banyaknya dengan browsing, baca majalah atau koran, atau secara khusus meluangkan waktu ke toko buku untuk mencari referensi, adalah cara paling ampuh untuk menemukan ide. Satu lagi, brainstorming atau tukar gagasan bareng teman, bareng orang lain yang lebih berpengalaman, itu juga sangat ampuh untuk menemukan ide. 

Dan sejak beberapa tahun lalu, saya punya alat sederhana yang membuat tambahan referensi. Alat itu adalah sebuah buku saku yang saya gunakan untuk mencatat ide asal lewat itu, meskipun, dibuat serampangan, tidak diklasifikasikan dalam bidang - bidang tertentu, tapi pencatatan ide - ide yang muncul dengan tiba - tiba itu, sangat membantu untuk mendapatkan masukan ketika sedang dibutuhkan. 

Kamis, Agustus 22, 2013

Komunikasi Digital Ala Pemda DKI

Mungkin kita bosan dengan berita tentang pasangan Jokowi - Ahok yang tiap hari pasti selalu ada di media, mulai dari komentar galaknya Ahok, sampai gimana santai-nya seorang gubernur mau nonton konser yang katanya tanpa pengawalan. Dua orang ini memang pasangan yang serasi, yang satu tegas dan kelihatan ketegasannya, yang satu lagi meskipun kelihatan kalem dan santun, tapi lihai dalam membereskan masalah-masalah yang ada di ibukota. Sejak keduanya memimpin ibukota, ada banyak yang berubah, khususnya dari sisi keterbukaan akses kita ke informasi publik dan pemerintah daerah yang selama ini tertutup atau mungkin sengaja ditutup :) 

Yang paling terkini dan paling saya suka, adalah kedua orang ini juga sangat aware untuk memanfaatkan sosial media untuk kepentingan tugas-tugasnya. Ada satu akun twitter milik Humas Pemda DKI, ini yang paling saya sukai. Disini kita bisa berkeluh kesah tentang masalah apa saja yang terjadi di ibukota, mulai dari jalanan yang rusak, PKL yang mengganggu lalulintas dan pelayananan publik lainnya. Admin akun ini pun, sangat aktif, hebatnya lagi, ternyata sekarang di Pemda DKI juga sudah banyak akun twitter di setiap Dinas, sehingga tak jarang, masalah yang disampaikan oleh publik, di retweet oleh admin akun humas ke Dinas terkait dengan keluhan itu. Artinya, semua keluhan atas masalah di pelayanan publik, langsung tersampaikan tanpa ada perantara lagi. Urusan ditindaklanjuti, bagi saya itu, urusan berikutnya, tapi yang salut ya itu, komunikasi publik ke pemerintah daerah, berjalan dengan baik. 

Kalau saja semua Pemerintah Daerah menjalankan komunikasi digital model ini, sudah pasti pelayanan publik akan jauh lebih baik. Kuncinya, memang ada di komunikasi. Bagaimana kita yang rakyat biasa ini mau complaint atas pelayanan publik? palingan cuma bisa ngomong jorok di twitter mengungkapkan keluhan atas pelayanan birokrasi yang berbelit - belit, ha..ha..ha. Komunikasi dua arah meskipun melalui twitter atau sejenisnya, setidaknya sudah membuka pintu komunikasi. Komunikasi memang kunci sukses untuk semua hal, makanya, belajarlah ilmu komunikasi meskipun komunikasi ala digital :) 

Rabu, Agustus 21, 2013

Menyiapkan Acara Seminar ?




Seminar, Workshop, Talk Show, mungkin bukan sebuah event yang rumit secara persiapan dan pelaksanaannya, tapi, itu buat mereka yang sudah berpengalaman dalam mengeksekusi sebuah acara. Tapi bagaimana dengan teman - teman yang baru dan untuk pertama kalinya menggelar acara sejenis ini ? Apalagi kalau mereka yang mendapat mandat ini, merupakan orang yang sama sekali baru untuk mempersiapkan acara. Wah, agak kerepotan dan bingung pastinya, karena langkah demi langkah-nya masih harus meraba. 

Sebenarnya, kalau dibilang sederhana, ya nggak juga. Seminar, Workshop atau Talkshow, tetap saja, adalah sebuah acara, yang perlu persiapan di awal, perlu ketelitian dalam membuat check list dan pemenuhan check list-nya tadi, perlu mempersiapkan kebutuhan pendukung acara seperti acara lainnya dan seterusnya. Kalau ada yang bilang sederhana, mungkin karena sudah expert dan melihat dari kacamata kebutuhan acara-nya yang memang tidak terlalu banyak yang harus disiapkan. Atau, bisa juga karena melihat secara teknis jalannya acara, tidak ada hal - hal sulit yang secara teknis berpotensi untuk menjadi masalah pada sebuah acara. 

Lalu, apa saja yang harus kita siapkan dalam rangka persiapan sebuah acara seminar ? Saya buat sederhana dalam tulisan ini, hanya pointers dan sedikit penjelasannya sebagai panduan dasar. 

  1. Brief singkat mengenai acara. Ini merupakan panduan kita, dari user atau client yang akan membuat acara seminar-nya dengan mendelegasikan persiapan dan pelaksanaannya kepada kita. 
  2. Dari brief tadi, maka, harus kita detailkan lagi. Kita buatkan sebuah break down dari brief tadi menjadi sebuah list yang berisi daftar kebutuhan yang sesuai dan ideal untuk rangkaian acara seminar kita.  
  3. Rata - rata kebutuhan untuk sebuah seminar adalah : Venue / tempat acara lengkap dengan makanan dan minumannya, Pembicara dan Moderator, Panggung, Sound System, Media Visual (screen dan projector), Kebutuhan penunjang ( materi seminar hard copy / soft copy jika ada, sertifikat seminar - itupun jika ada ) Time keeper. 
  4. Apalagi ? Kalau anda juga bertugas untuk mengurus proses registrasi, misalnya jika ini adalah sebuah seminar komersil, maka anda perlu menyiapkan sebuah team kecil khusus untuk mengurus proses registrasi ini sejak peserta mendaftar hingga saat hari H, team registrasi bertanggung jawab untuk proses registrasi ulang. Jika seminar komersil, pertimbangkan juga untuk membuat sebuah team yang bertugas untuk melakukan promosi. Ada banyak media untuk melakukan promosi di era modern seperti saat ini, meskipun yang off-line juga jangan dilupakan. 
  5. Jika anda juga harus mengurus kebutuhan peserta seminar, misalnya akomodasi dan transportasi mereka, maka akan ada pekerjaan ekstra, ada baiknya mempertimbangkan untuk menggunakan jasa travel agent untuk membantu, karena mereka lebih expert dan pekerjaan kita akan lebih ringan dan lebih fokus pada urusan acara. 


Kebutuhan umum di point 3 tadi, ada baiknya, anda buatkan detail lagi, misalnya panggung, ukurannya berapa x berapa yang ideal, tinggi modul panggungnya berapa? Sound system-nya idealnya berapa ribu watt dan apa saja kebutuhan peralatan dari sisi audio ? nah, yang detail ini, kalau anda masih kurang paham, ada banyak tempat untuk bertanya. Vendor penyedia sound system pasti dengan senang hati memberikan jawaban untuk kebutuhan tadi, pihak banquet hotel, misalnya anda mengerjakan acaranya di hotel, juga akan memberikan bantuan informasi mengenai ukuran panggung yang ideal, bentuk panggung yang baik dan seterusnya. Kalau masih kesulitan juga, hubungi saya untuk sekedar bertanya, atau meminta bantuan persiapannya :) 

Rabu, Agustus 14, 2013

Panduan Bisnis Event Organizer ?

Dua hari yang lalu, saya berkunjung ke toko buku gramedia. Sekedar iseng, saya mencek di data stock untuk ketersediaan buku yang saya tulis, " EO, 7 Langkah Jitu Membangun Bisnis Event Organizer " sayang, stocknya sudah 0, alias sudah habis! Tapi jangan khawatir, ketersediaan buku tersebut masih cukup banyak di ruang kerja saya, bahkan, bung toni, sudah memasukkannya ke dalam tempat yang aman dan nyaman untuk menjaga kemungkinan stock-nya habis. 

Bagi teman - teman yang ingin mempelajari bagaimana memulai dan menjalankan bisnis event organizer, saya rasa, meskipun buku ini ditulis 2 tahun silam, isinya masih sangat relevan dengan perkembangan saat ini. Dimana buku ini akan mengajak kita untuk mengetahui bagaimana memulai bisnis event organizer, apa saja yang perlu disiapkan untuk pertama kali, bagaimana membangun sebuah team yang solid dalam event organizer, mencari client dan melakukan prospek, budgeting untuk sebuah penyelenggaraan acara, hingga bagaimana menjalankan sebuah acara dengan baik. 

Isi buku ini, menurut beberapa orang teman, sangat teknis, tidak hanya berbicara hal - hal yang umum saja dalam sebuah bisnis jasa pengorganisasian acara. Sampai - sampai, seorang teman yang menjabat sebagai direktur di sebuah perusahaan EO ternama, khawatir, menurutnya, saya terlalu banyak membongkar bisnis ini, tanpa memperhatikan hal - hal yang seharusnya dirahasiakan. Ha..ha..ha, saya tertawa dalam hati, memang saya agak terbuka dengan semua informasi dan pengalaman yang saya dapatkan. Hal itu, saya share semua dalam buku ini, jadi saya jamin, bahwa isinya akan membuat anda nekad untuk segera mulai berbisnis event organizer. 

Bagi yang kesulitan untuk mendapatkan buku panduan berbisnis EO, buku " EO, 7 Langkah Jitu Membangun Bisnis Event Organizer " ini dapat anda pesan melalui admin saya, dengan mengirimkan sms ke 081294776478, buku akan diantarkan dengan menggunakan jasa pengiriman TIKI JNE segera setelah diterimanya konfirmasi pembayaran. Dan jangan lupa, buat teman - teman yang membeli buku ini, ada banyak panduan teknis, seperti contoh check list yang baik hingga run down acara. 

Senin, Juli 29, 2013

Contoh teman Korea kita dong !

Setelah sekian lama bergelut dalam bidang usaha pengorganisasian acara, tibalah saatnya saya untuk bertemu dengan beberapa client dari mancanegara. Kurang lebih 10 tahun lalu, beberapa orang dari negeri Menara Eiffel menjadi partner kerjasama ketika menggarap konsep party untuk hari kasih sayang, yes, their we're perfect ! Mereka punya sistematika yang runtut untuk persiapan performance-nya, seolah sudah menjadi SOP, bahkan lebih dari itu, seolah seperti robot yang ritme kerja-nya sudah sangat teratur, detail minute by minute. Untuk urusan safety, menjadi top priority bagi mereka. Tapi, ya sudah sampai disitu saya kagum. 

Ketika belum lama bertemu dengan client dari Korea, well, mereka membuat saya kagum, jauh melebihi teman - teman dari Perancis. Selain detail, teliti, sangat well prepared dan sangat memperhatikan detail artistik, ada tambahan satu lagi yang bisa jadi contoh buat saya, buat kalian semua, they loved their country very much ! Bener - bener edaaan, setiap kali ada kesempatan untuk berbicara dalam forum tidak resmi, mereka selalu menceritakan betapa indahnya negara mereka, mereka juga kerap bercerita mengenai budaya K-Pop dan si kuncir kuda, Psy yang telah mendunia. Kecintaan mereka pun, lagi - lagi diperlihatkan saat acara berlangsung. 

Acara yang bertajuk seminar, dibumbui sedikit pemasaran untuk produk CNG Engine mereka, tiap kali ada slot untuk memasukkan visual, mereka menyiapkan hampir 200 images yang merupakan capture dari berbagai tempat wisata dan keindahan alam di Korea, beberapa diantaranya juga menampilkan ragam seni dan budaya Korea khususnya yang tradisional. Betapa bangga-nya mereka menampilkan semua yang ada di negara mereka. Ketika saya iseng bertanya, ternyata, 200 images itu, memang sudah ada di dalam desktop notebook mereka, sudah diinstall oleh bagian IT dari perusahaan mereka. Wow, sudah menjadi sistematika rupanya bagi perusahaan Korea kebanyakan. 

Waaah, kecuali dalam misi kebudayaan, mungkin nggak orang Indonesia melakukan hal yang sama? saya sih nggak yakin! Gimana teman-teman? Agak janggal rasanya di zaman sekarang ini menemukan warga negara Indonesia yang benar - benar bisa dengan bangga-nya bilang kalau mereka orang Indonesia. Bener nggak? Mungkin nggak semua, karena kalau semua, rasanya koq nggak mungkin juga ya :) Tapi apa yang terjadi dengan teman - teman dari Korea tadi, barangkali bisa jadi contoh, bahwa dimanapun kita berada, kita seharusnya juga bangga untuk menampilkan Indonesia kita sambil bilang dengan bangga bahwa Kita adalah Indonesia! Sama seperti teman - teman liverpudlian yang dengan bangganya menyebut Liverpool sebagai klub kebanggaan mereka, bisa nggak ?