Minggu, Januari 22, 2012

Jaga Kepercayaan Lebih Penting daripada Untung Besar Tapi Cuma Sekali Project :)

Ini cerita baru saya dapat tadi malam, ketika saya bertemu dengan salah satu teman lama yang sudah malang melintang dalam dunia EO. Dulu, dia sempat kasus dengan salah satu perusahaan EO, lebih tepat, dengan pemilik EO-nya, sama seperti saya juga :) Kita, sama - sama berupaya menjaga profesionalitas dengan memberikan segenap pikiran dan tenaga kita untuk kesuksesan acara! Sayangnya, ada pihak - pihak di belakang kita, khususnya mereka yang mensupport secara pendanaan, berpikir terlalu ekstrim tanpa melihat resiko yang mungkin terjadi di lapangan.

Mereka yang bertindak sebagai pemilik dari perusahaan EO, let's say kita sebut saja mereka sebagai investor, kerap kali berupaya melakukan penekanan kepada kita sebagai creative dan eksekutor di lapangan untuk dengan berani menurunkan standard yang sudah diajukan ke client, dan hal itu dilakukan untuk satu-satunya alasan bernama " Keuntungan."

Ok, business is business! Great Business must create a Great Profit! Tapi ya nggak segitunya juga kaleee. Masa iya sih, kita sudah mengajukan ke client dengan spesifikasi kelas A, tiba - tiba yang kita provide adalah kelas B, atau lebih parah lagi kelas C. Apa kata dunia :) Saya pernah merasakan dalam posisi yang sama sekali nggak enak dan nggak nyaman, ketika saat produksi sebuah event tengah berlangsung, saat set - up booth dan stage, semuanya berantakan dan sama sekali nggak sesuai dengan jadwal produksi dan nggak sesuai juga dengan pengajuan di gambar. Client bolak - balik menghampiri kita dengan muka bete, sesekali bertanya kapan akan selesai, sesekali lagi, bahkan banyak, melakukan complaint. Apa enak kerja begitu? apakah mereka yang berpikir mengenai keuntungan tadi merasakan tekanan itu ? Perasaan nggak enak, perasaan mengecewakan orang yang sudah mempercayai perusahaan kita, perasaaan sebagai orang yang bersalah dan sejenisnya.

Teman saya tadi, belum lama ini, akhirnya cabut lagi dari perusahaan EO yang sama - sama ia rintis bersama seorang temannya yang ada pada posisi sebagai pemilik modal. Kendalanya sama, he want to get a big profit but never think about the quality! At the end, orang - orang seperti teman saya tadi, akhirnya nggak kehilangan muka, nggak kehilangan kepercayaan di depan client - client terdahulunya, hal ini dibuktikan dengan beberapa project yang sudah konfirm akan dia jalankan bersama client - client terdahulunya menggunakan bendera bernama "Kepercayaan."

4 komentar:

  1. bener mas... setuju banget.. kepercayaan memebwa pada loyalitas pelanggan pada kita,..

    nice post..

    salam hangat dan follow juga
    Revolusi galau

    BalasHapus
  2. bener banget mas, saya pun pernah merasakan hal seperti ini... okelah keuntungan yang didapat, tapi kita yang dilapangan, ampun-ampunan deh...

    oiya, mas Yudhi, buku EO, 7 Langkah jitu nya sudah gak produksi ya?? thanks...

    BalasHapus
  3. Untuk pemesanan buku, bisa telp atau kirim SMS ke 081294776478, bisa pesan langsung dari situ mbak amie

    BalasHapus