Jumat, Oktober 21, 2011

Hati - Hati Sebelum Memutuskan! - Pengalaman Nangis Darah Saya :)

Makin banyak EO maka makin ketat persaingan untuk mendapatkan project. Dan makin senang pula perusahaan - perusahaan pengguna jasa EO karena makin banyak pilihan konsep, pilihan karakter orang yang menurut mereka bisa diajak kerjasama, sebagian pengguna jasa EO yang nakal, juga makin senang, karena ada makin banyak EO yang bisa mereka manfaatkan untuk mencapai tujuan perusahaan, meskipun dengan begitu, mereka harus jadi "raja tega" dengan membiarkan EO nangis darah menutup biaya operasional event yang tak sebanding dengan apa yang mereka dapatkan.

Masalah nangis darah dalam produksi event, khususnya bagi teman - teman yang berkecimpung dalam bisnis konser promotor, atau dalam buku saya EO yang "Create Project" - begitu disebut oleh Johannes Arifin, rekan penulis saya di buku tersebut - saya yakin bukanlah hal baru, tapi ya kebangetan bodohnya kalau nangis darah karena kesalahan - kesalahan itu, diulang lagi dengan menciptakan kesalahan yang sama. Nangis darah ini juga saya alami, tapi what the hell, semuanya sudah terjadi dan sekarang saatnya membangun lagi dan menciptakan banyak peluang dari bisnis yang memiliki korelasi dengan event organizer.

Cerita nangis darah saya, memang terlihat bodoh, saya pasti akan ditertawakan, termasuk oleh kalian yang kerap mampir dan membaca tulisan saya di blog ini..wk..wk..wk. Saya terlalu optimis dalam melihat sebuah tawaran, tanpa membayangkan apakah target yang dibebankan realistis atau tidak, pokoknya, saya selalu berprinsip, "What Your Mind Can Conceive, You Can Achieve" apa yang kita bayangkan dalam pikiran kita, kita bisa, maka kita akan bisa. Dan prinsip itu, alhamdullilah, sampai sekarang tetap saya gunakan, meskipun setelah kejadian itu, yaaa saya bertindak dengan lebih banyak pertimbangan sebelum memutuskan "ya..saya bisa!" Dan meskipun prinsip itu tidak membantu saya dalam merealisasikan target yang dibebankan, tapi prinsip tadi berhasil menyelesaikan sedikit demi sedikit kewajiban yang harus diselesaikan.

Client yang membuat saya nangis darah ini, memang cukup ajaib, sedikit kemayu, tapi pemikirannya luar biasa "edan" untuk membuat saya, dan mungkin anda yang berprofesi sebagai EO untuk nangis darah menutupi target yang luar biasa besarnya itu. Di bagian depan, sebelum saya memutuskan mengambil pekerjaan ini, sebenarnya saya sudah menyatakan kepadanya, " kalau budget saya nggak masuk, nggak apa - apa mas saya nggak ngerjain project ini " setelah itu saya tinggalkan dia dan saya cuekin selama beberapa hari. Naaah, beberapa hari berselang ia dengan penuh semangat menghubungi saya dan menyatakan bahwa EO saya lah yang terpilih mengalahkan sekian banyak EO. Disini, posisi kita diangkat oleh dia, dia sanjung, bahwa konsep yang diajukan sangat berbeda dengan EO yang lain, Desain Booth-nya pun sangat berkelas dan seterusnya dan seterusnya. Secara psikologis, ada kebanggaan juga sih dalam diri mendengarnya.

Tau nggak berapa banyak EO yang diundang untuk ikut pitching / tender yang diadakan oleh client ini? Pasti jawaban kalian salah! kalau cuma 4 - 5 EO, saya rasa masih wajar, dan saya yakin, itu juga jawaban dari teman - teman. Tapi ternyata, yang diundang oleh client ini, ada 20 perusahaan Event Organizer yang diundang untuk pitching. DAMN! Jumlah yang cukup untuk menjadikannya 1 lingkungan RW :)

Yang ingin saya share dari tulisan curcol kali ini adalah, Jangan terburu - buru mengambil keputusan, meskipun kiita sudah dalam posisi diatas angin, pelajari dengan baik kontrak kerjasama dengan client, perhitungkan kembali pengajuan biaya produksi kita ke client dan biaya produksi real dari internal kita, kalau dirasa tidak menguntungkan alias jadi cuma kerja bakti plus jadi dermawan dengan menyumbangkan sejumlah uang untuk acara client, lebih baik mundur dan berani katakan TIDAAAAAK!