Selasa, Desember 22, 2009

Peluang Bisnis Event Organizer



Peluang bisnis event organizer masih terbuka lebar! itulah point terpenting dari rangkaian acara workshop eo yang digagas oleh Procomm, Event Organizer di Medan.

Banyak hal luar biasa yang saya temui di Medan, Sumatera Utara, ketika, pada tanggal 16 Desember 2009 yang lalu, saya diundang untuk menjadi pembicara pada workshop bertema " Peluang Bisnis EO di tahun 2010." Bisnis Event Organizer telah berkembang sedemikian rupa di Medan, bukan cuma EO, tapi juga merambah pada bisnis MICE.

Beberapa point penting yang dirangkum oleh Erwin Kampusi dari beberapa pembicara, diantaranya adalah bahwa sejak 20 tahunan yang lalu ketika ia memulai bisnis EO sampai saat ini, semua berjalan dengan grafik yang terus meningkat. Bisnis EO sangat kecil kemungkinannya untuk tidak berkembang di tahun 2010 dan tahun - tahun yang akan datang, mengingat bahwa ajang promosi dan acara seremonial akan terus berlangsung selama dunia ini masih ada. Yang penting menurutnya adalah bagaimana kita secara jeli melihat peluang dan menangkap peluang itu sesegera mungkin.

Workshop yang digagas oleh Procomm, corporate event organizer dari kota Medan ini, diikuti oleh kurang lebih 100 peserta yang terdiri dari berbagai profesi, mulai dari mahasiswa/i, pelaku industri EO itu sendiri sampai ke ibu rumah tangga. Beberapa pembicara yang menyampaikan pandangan, diantaranya ; Kepala Dinas Pariwisata kota Medan, Dr. Muhammad Yunus, praktisi bisnis MICE dan saya sendiri, Yudhi Megananda. Awalnya, akan hadir juga Corporate Marketing Head Excelcomindo, namun berhalangan hadir.

Saya sendiri mendapatkan bagian untuk bicara dengan durasi kurang lebih 1,5jam, dimana saya, lebih banyak membahas mengenai bagaimana cara untuk menjadi pelaku industri event organizer yang profesional. Mungkin untuk beberapa orang yang telah membaca buku saya, EO 7 Langkah Jitu Membangun Bisnis Event Organizer, akan sangat paham, bahwa perkara membuka EO bukanlah sesuatu yang mudah, meskipun tidak ada yang sulit dalam kamus kita sebagai orang - orang yang positif. Bagaimana cara membuat konsep, presentasi hingga eksekusi saya jabarkan satu per satu. Termasuk beberapa contoh kasus yang pernah saya hadapi, ketika bertemu dengan client, yang memiliki beragam attitude. Saya juga menekankan betapa pentingnya kita untuk tahu secara mendasar pengertian Event Organizer, yang bukan sekedar berfungsi sebagai vendor / supplier yang hanya bertugas sebagai penyedia equipment event, karena pengertian Event Organizer atau definisi EO jauh lebih luas daripada sekedar menjadi penyedia perlengkapan acara.

Menyimak apa yang disampaikan oleh rekan Erwin, bahwa peluang akan selalu terbuka bagi mereka yang jeli melihatnya, tak terkecuali untuk mereka yang baru saja atau akan memutuskan untuk terjun dalam bisnis EO, sekarang tinggal bagaimana kita menciptakan peluang itu dan menggarapnya menjadi ladang uang bagi kita. Salut saya untuk rekan - rekan EO di Medan, mereka berhasil membuat sebuah Forum EO yang tidak lama lagi akan menjadi asosiasi, dimana mereka saling bekerja sama untuk merealisasikan keinginan client, singkatnya sih, seperti bagi - bagi project, ketika ada EO yang overload, maka pekerjaannya akan disharing atau dibagi ke EO yang lain. Yang lebih hebat lagi, Erwin Kampusi, yang mewakili Forum EO, menyatakan bahwa ada pasar yang tidak boleh digarap oleh EO - EO yang sudah established, seperti misalnya perayaan ulang tahun anak di kompleks perumahan, pengorganisasian acara pernikahan, " biar diambil sama anak - anak muda ini, karena mereka yang akan meneruskan bisnis Event Organizer nantinya " katanya menutup workshop.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar