Selasa, Desember 29, 2009

Alhamdullilah, cerahnya 2010 sudah terbayang

Alhamdullilah, banyak sekali tanda - tanda positif yang mengindikasikan bahwa tahun 2010 akan ada banyak pekerjaan dan kegiatan yang akan saya lakukan. Padahal, ketika saya menulis ini, masih di bulan Desember, meskipun sudah di penghujung. 
Januari dan Februari 2010 nanti, dalam catatan saya, setidaknya sudah ada 2 event yang confirm akan running, 5 yang masih on-progress untuk pelaksanaan di bulan Januari sampai Maret. Yang terbesar di bulan Maret nanti, kalau proses pitching-nya berhasil dimenangkan, maklum aja, yang terakhir ini, diikuti sama 6 EO bos... Brwhhh.... banyak ya? 
Sementara itu, aktivitas saya terkait dengan bidang tulis menulis akan bertambah lagi dengan dimulainya pengerjaan buku ketiga, uups, ketiga, kapan keduanya mas? hihihi....
Yang belum kebayang di tahun depan bakal cerah, coba liat peluang di sekitar kita... banyak yang belum kegarap lho... yuu buka mata, buka telinga lebar - lebar untuk cari tahu, peluang apa yang bisa kita garap nanti.

Kamis, Desember 24, 2009

Selamat Natal (buat yang merayakan)


Saya, Yudhi Megananda beserta keluarga, ingin mengucapkan Selamat Hari Natal kepada teman - teman yang merayakannya. 

Dibawah ini saya masukkan artikel yang saya dapat dari wikipedia tentang perayaan Natal, untuk nambah wawasan kita tentunya. Sekilas tentang Perayaan Natal


Proposal Event Organizer / Konsep Acara Mahal Harganya!

Proposal Event Organizer yang mengulas rangkaian acara yang akan diadakan, untuk segera dipresentasikan oleh saya dan teman - teman, akan terus bertambah, pasalnya, baru saja di artikel saya kemaren, ngobrol soal peluang bisnis EO di tahun 2009. Hmmh.. ternyata benar, peluang bisnis event organizer tahun 2010 tampaknya akan makin cerah.

Apa indikasinya? Well, buat saya pribadi dan teman - teman di Absolute sih, setidaknya lebih dari 5 event yang saat ini sedang disiapkan proposal konsep acara sampai ke budget eventnya. Memang dari 5 yang disebut tadi, baru 2 yang sudah confirm ok, sisanya masih harus ikut tahap pitching atau proses tender EO.

Hari ini saya akan mempresentasikan konsep acara dari salah satu proses pitching yang diikuti. Proposal Event Organizer kini canggih - canggih euy! kita harus banyak belajar biar update dengan tampilan dan urutan proposal event yang makin variatif.

Makanya, proposal kreatif sebuah event berharga sangat mahal, sampai - sampai, beberapa teman di milis eo yang saya ikuti, sontak, berkomentar agak pedas, ketika ada newbie yang tanpa basa - basi langsung minta contoh proposal untuk dikirimkan ke emailnya.

Proposal acara, proposal kreatif acara, proposal eo atau apapun namanya, memang mahal, karena ini merupakan ide yang kadang susahnya setengah mati untuk didapat, makanya mereka dan saya sendiri juga merasa keberatan untuk share.

Kadang, suka risih juga kalau kita buat konsep atau proposal acara yang ikut dalam proses pitching, terus kita kalah alias nggak dapat project-nya, kira - kira sama client kita konsep yang sudah kita buat diapain ya ? Hayooo... ada yang pernah punya pengalaman yang nggak enak dengan client soal penggunaan ide kreatif kita misalnya? sharing bareng disini yuu...

Selasa, Desember 22, 2009

Peluang Bisnis Event Organizer



Peluang bisnis event organizer masih terbuka lebar! itulah point terpenting dari rangkaian acara workshop eo yang digagas oleh Procomm, Event Organizer di Medan.

Banyak hal luar biasa yang saya temui di Medan, Sumatera Utara, ketika, pada tanggal 16 Desember 2009 yang lalu, saya diundang untuk menjadi pembicara pada workshop bertema " Peluang Bisnis EO di tahun 2010." Bisnis Event Organizer telah berkembang sedemikian rupa di Medan, bukan cuma EO, tapi juga merambah pada bisnis MICE.

Beberapa point penting yang dirangkum oleh Erwin Kampusi dari beberapa pembicara, diantaranya adalah bahwa sejak 20 tahunan yang lalu ketika ia memulai bisnis EO sampai saat ini, semua berjalan dengan grafik yang terus meningkat. Bisnis EO sangat kecil kemungkinannya untuk tidak berkembang di tahun 2010 dan tahun - tahun yang akan datang, mengingat bahwa ajang promosi dan acara seremonial akan terus berlangsung selama dunia ini masih ada. Yang penting menurutnya adalah bagaimana kita secara jeli melihat peluang dan menangkap peluang itu sesegera mungkin.

Workshop yang digagas oleh Procomm, corporate event organizer dari kota Medan ini, diikuti oleh kurang lebih 100 peserta yang terdiri dari berbagai profesi, mulai dari mahasiswa/i, pelaku industri EO itu sendiri sampai ke ibu rumah tangga. Beberapa pembicara yang menyampaikan pandangan, diantaranya ; Kepala Dinas Pariwisata kota Medan, Dr. Muhammad Yunus, praktisi bisnis MICE dan saya sendiri, Yudhi Megananda. Awalnya, akan hadir juga Corporate Marketing Head Excelcomindo, namun berhalangan hadir.

Saya sendiri mendapatkan bagian untuk bicara dengan durasi kurang lebih 1,5jam, dimana saya, lebih banyak membahas mengenai bagaimana cara untuk menjadi pelaku industri event organizer yang profesional. Mungkin untuk beberapa orang yang telah membaca buku saya, EO 7 Langkah Jitu Membangun Bisnis Event Organizer, akan sangat paham, bahwa perkara membuka EO bukanlah sesuatu yang mudah, meskipun tidak ada yang sulit dalam kamus kita sebagai orang - orang yang positif. Bagaimana cara membuat konsep, presentasi hingga eksekusi saya jabarkan satu per satu. Termasuk beberapa contoh kasus yang pernah saya hadapi, ketika bertemu dengan client, yang memiliki beragam attitude. Saya juga menekankan betapa pentingnya kita untuk tahu secara mendasar pengertian Event Organizer, yang bukan sekedar berfungsi sebagai vendor / supplier yang hanya bertugas sebagai penyedia equipment event, karena pengertian Event Organizer atau definisi EO jauh lebih luas daripada sekedar menjadi penyedia perlengkapan acara.

Menyimak apa yang disampaikan oleh rekan Erwin, bahwa peluang akan selalu terbuka bagi mereka yang jeli melihatnya, tak terkecuali untuk mereka yang baru saja atau akan memutuskan untuk terjun dalam bisnis EO, sekarang tinggal bagaimana kita menciptakan peluang itu dan menggarapnya menjadi ladang uang bagi kita. Salut saya untuk rekan - rekan EO di Medan, mereka berhasil membuat sebuah Forum EO yang tidak lama lagi akan menjadi asosiasi, dimana mereka saling bekerja sama untuk merealisasikan keinginan client, singkatnya sih, seperti bagi - bagi project, ketika ada EO yang overload, maka pekerjaannya akan disharing atau dibagi ke EO yang lain. Yang lebih hebat lagi, Erwin Kampusi, yang mewakili Forum EO, menyatakan bahwa ada pasar yang tidak boleh digarap oleh EO - EO yang sudah established, seperti misalnya perayaan ulang tahun anak di kompleks perumahan, pengorganisasian acara pernikahan, " biar diambil sama anak - anak muda ini, karena mereka yang akan meneruskan bisnis Event Organizer nantinya " katanya menutup workshop.


Selasa, Desember 08, 2009

Workshop EO ; Prospek Bisnis Event Organizer di tahun 2010

Prospek Bisnis Event Organizer Di Tahun 2010

Type:
Network:
Global
Date:
Wednesday, December 16, 2009
Time:
9:00am - 5:00pm
Location:
Garuda Convention Hall Lt. 2 Garuda Plaza Hotel Medan
Street:
Jl. Sisingamangaraja No. 18
City/Town:
Medan, Indonesia

Description

"PROSPEK BISNIS EVENT ORGANIZER DI TAHUN 2010"

BIAYA SEMINAR
- Umum / Perusahaan Rp. 250.000,- / orang
- Mahasiswa & Pelajar Rp. 200.000,- / orang

Fasilitas :
1. Materi Training (Print Out)
2. Buku 7 langkah Jitu Membangun Bisnis Event Organizer By: Yudhi Megananda
3. Sertifikat
4. Makan Siang & Coffee Break

PEMBICARA :
1. Madju Siregar, SH.MM *(Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan)
2. Ayu Tantri Soetopo (Regional MArketing Sumatera PT. Excelcomindo Pratama, Tbk)
3. Yudhi Megananda (Penulis Buku 7 Langkah Jitu Membangun Bisnis EO)
4. Herwin Kampusi (Kampusi Promo)

*masih dalam konfirmasi

MATERI SEMINAR :
1. Bagaimana Membangun EO yang bermitra dengan Pemerintah dan harapan Pemerintah seiring dengan berkembangnya EO di Kota Medan
2. Event Organizer Menjadi Mitra Perusahaan
3. Langkah-langkah Tepat untuk menjadi Event Organizer Profesional
4. Prospek Event Organizer di tahun 2010

INFORMASI & PEMESANAN UNDANGAN :
PROCOMM ORGANIZER
KOMP. GRAND SETIA BUDI, JL. SEI SERAYU NO. 7 H MEDAN
TELF : 061 - 8227368
FAX : 061 - 8227367

Senin, Desember 07, 2009

Perkaya muatan lokal di konsep event kita !

What? Gara - gara cuci tangan sehabis makan, seorang bupati di Palu, terkena sangsi langsung dari Gubernur Sulawesi Tengah, HB Paliudju. Berita yang saya baca dari kompas.com memang cukup menarik dan membuat penasaran untuk dilihat! Hal itu, ternyata terjadi pada sebuah acara makan usai penobatan Gubernur menjadi tokoh "To Lindu" atau pemimpin/raja Lindu. Singkatnya, tidak seorang pun yang diperkenankan untuk mencuci tangan sebelum To Lindu mencuci tangannya, meskipun ia sudah selesai makan.

Saya salut dengan betapa aware-nya masyarakat di Sulawesi Tengah untuk menjaga tradisi dan kebudayaan daerah secara turun temurun, gimana dengan masyarakat Indonesia di kota yang lain? Hmm, saya ingat tempo hari lihat Dasyhat di RCTI live dari kota Batu, Malang, yang, jujur saja, menurut saya, agak memaksakan diri untuk memasukkan kesenian daerah, apalagi kesenian daerah yang ditampilkan pun dikolaborasikan dengan musik hip-hop... Nggak salah dengan bentuk kreatif itu, kalau masuk, tapi koq nggak nyambung jadinya ya :)

Kekayaan budaya negeri kita ini nyatanya masih kurang dieksplor para kreatif eo dalam membuat konsepnya, modernisme menjadi alasan paling jitu untuk tidak menampilkannya. Padahal, jika dikemas secara elegant dan penempatan yang pas, content tradisional pasti mampu dijual dengan segala bentuknya. Mengalahkan anggapan bahwa tradisional adalah old school, mungkin bisa disiasati dengan penggunaan narasi yang motivated dan performance yang attractive, mungkin juga bisa dikombinasikan dengan permainan visual yang colourfull dan sebagainya, karena tradisi dan budaya Indonesia cukup kaya, marilah kita perkaya konsep event kita dengan muatan lokal, khas Indonesia...

Kamis, Desember 03, 2009

Upgrade your challenges!

Jadi nomor 1 dalam setiap kompetisi adalah sebuah impian dan menjadi kebanggaan bagi kita, bener dong?! Tapi bagaimana ya perasaan orang yang terus menerus jadi juara, ehm..mungkin seperti Valentino Rossi, yang baru saja mentahbiskan gelar juara dunia motogp tahun 2009 ini, atau dulu, seperti Chicago Bulls saat Michael Jordan, Scottie Pippen dan kawan - kawannya jadi juara NBA.
Ada nggak perasaan bosan jadi juara? Anything can happened when we are on top! Nggak salah kalau mereka lantas jadi merasa paling hebat dan membutuhkan tantangan yang lebih. Michael Jordan contoh pastinya, setelah sukses di Bulls, dia resign dari basket dan mulai dengan bidang olahraga yang lain, meskipun akhirnya balik lagi ke basket dalam skala yang berbeda.
Tantangan! mungkin nggak semua orang butuh tantangan, ada juga orang yang merasa bahwa hidup mereka ya seperti ini! Rutinitas tanpa tantangan yang berbeda tiap harinya.
Kita harus terus hidup dalam dunia yang dipenuhi dengan skala tantangan yang berbeda, karena dengan begitu, kita akan terus terasah dan berupaya meningkatkan standard profesionalisme kita di mata orang lain. Nah, pengalaman teman - teman gimana?!