Sabtu, Mei 23, 2009

Part 4 : Proposal Event

Sudah h
Sudah hampir 1 minggu ini saya nggak bersentuhan sama sekali dengan internet, makanya blog ini tampil tanpa ada pembaruan. Tulisan dibawah ini merupakan kelanjutan dari persiapan event gathering Dana Pensiun Astra, salah satu group perusahaan di bawah naungan Astra Group yang tempo hari bikin gathering. Cerita saya Part 3 yl, tentang buat proposal event, nah, yang ini lebih mendalami untuk membuat tema dan mencari benang merahnya. Simak aja yuuu...

========

Antara susah gampang membuat konsep event dalam sebuah proposal yang menarik, kalau mood lagi enak, semuanya juga enak. Masalahnya, kalau pikiran lagi bercabang, sepertinya agak sulit dan harus dipaksa, dan seperti pada umumnya, apapun kalau dipaksa nggak enak ya?! Untungnya mood lagi enak, jadi buat konsep dalam powerpoint-pun bisa dilakukan dengan pikiran yang terbuka dan segar, ditambah kobaran ide yang masih terus membakar otak.
Saya bolak - balik catatan hasil meeting pertama, saat mereka memberikan brief, hmmm, saya diam sebentar, ........................................................................ ( namanya juga diam ya...xixixi...)
Ada satu benang merah sebagai kesimpulan dari diam sebentar tadi,
1. Client ingin tematik yang dapat meng-encourage para pic hrd dan dapat diimplementasikan dalam event.
2. Sebagai wujud implementasi dari tema, maka unsur penting yang perlu diperhatikan adalah permainan simulasi bisnis DPA.

Tema, penentuan tema dulu yang harus kita buat. Acuannya adalah hal - hal yang Memotivasi, memberikan kesadaran, hal - hal tentang kerjasama, semua tentang sikap dan sifat seorang profesional, melayani dengan tulus, ada korelasi-nya dengan budaya Indonesia sebagai bagian dari acara, tahun lalu acaranya bernuansa Bali lengkap dengan sajian seni dan budaya serta dress-code. Biasanya saya melakukan ini untuk mempermudah kita membuat tema, sebenarnya ini sederhana, sama sederhana-nya seperti yang ditulis dalam buku Quantum Learner yang baru saya baca, kalau mau pintar dan kreatif, jangan pernah hentikan rangsangan informasi yang akan masuk ke otak kita, dan kalau mau fokus konsentrasi dan belajar pintar, maka, Bobbi Deporter, sang penulis, menyarankan kita untuk membuat pecahan - pecahan atau cabang - cabang dari pemikiran kita agar mudah dibuat detail satu per satu.

Membuat pemisahan acuan untuk membuat tema tadi juga bermanfaat untuk menjadikan kita kaya akan pilihan tema pada konsep yang akan kita ajukan. Mungkin, karena terinspirasi dari tayangan NBA di Jak Tv yang baru saja saya lihat ditambah bumbu pengalaman saya yang sempet tergila - gila sama bola basket, saya tuliskan di notepad beberapa usulan tema, diantaranya adalah MVP, itu lho Most Valuable Player kalau di NBA, dan saya ganti menjadi Most Valuable Person, maknanya simple tapi dalam, inilah acara yang dikhususkan untuk mereka yang paling bernilai, karena berkat merekalah rekan - rekan peserta Dana Pensiun dapat menikmati hasil yang diharapkan, Tapi, saya lupa! Bahwa mereka maunya tema berbahasa Indonesia dan dari informasi tambahan yang didapat, President Director-nya yang juga seorang penulis buku dan motivator, sudah kepincut dengan slogan Partai Demokrat, "Bersama kita bisa, lanjutkan!" ya..model - model begitu yang dia pingin.. hmmm, agak - agak kembali ke masa orde baru dengan slogan penyemangat yang terkesan agak bombastis. Saya berhenti dulu, minum kopi sambil keluar mencari udara segar.
====== ok, saya akan sambung pada postingan berikutnya... ====

Tidak ada komentar:

Posting Komentar