Kamis, April 30, 2009

Cerita dibalik event (part 1)


Ini pertama kalinya saya menjalankan event talkshow bertema sex dan ternyata menjalankannya sama asyiknya dengan mendengarkan paparan tentang sex, setidaknya pengetahuan kita akan sex jadi bertambah, dan satu lagi, sex bukanlah hal tabu untuk dibicarakan, setidaknya buat kita yang sudah cukup umur. Tapi, saya nggak akan menulis mengenai apa yang dipaparkan secara detail, namun lebih kepada sharing tentang masalah teknis dan running the event tentunya.

Agak kaget tentunya, ketika sahabat dekat saya mengundang untuk datang ke Gedung Surveyor Indonesia, "Mas, ada kerjaan nih, datang ya..." begitu kata sahabat karib saya di ujung telpon sana. Kalau ke Gedung Surveyor, jadi ingat waktu masih berkantor di Soepomo, dulu, pernah ikutan pitching untuk perayaan ulang tahun Surveyor Indonesia, sayangnya kalah pitching tanpa alasan yang jelas. Ok, akhirnya saya datang dengan membawa laptop ECS yang berat banget, laptop ini sudah menemani saya sejak masih bareng sama Magma Entertainment, dibeli dengan duit cash dan sisanya ditalangin kartu kredit :)

Sesampainya di kantor agency yang mengundang saya, akhirnya bertemu dengan empunya project, mendengarkan dengan seksama brief yang dibuat sambil mencatat sesekali saya mengajukan pertanyaan. Briefnya sudah cukup jelas, keperluannya apa saja juga sudah dicatat, dari brief yang diterima, event ini adalah sebuah talkshow, client-nya adalah Durex. Tujuan penyelenggaraan talkshow ini agak berat juga, Durex yang telah berusia 80 tahun, ingin merubah persepsi yang beredar di kalangan masyarakat khususnya Indonesia, bahwa Durex bukan hanya condoms, karena kini mereka punya banyak varian yang ditujukan untuk membuat sex dalam kehidupan pasangan suami istri menjadi lebih variatif, menjadi sebuah rekreasi surga dunia, yang dapat menciptakan hubungan suami istri lebih harmonis, dan harapannya adalah Durex now is more than a condoms, Durex adalah device yang mampu membangun sexual wellbeing.

Ehmm, sexual wellbeing, ok, itulah tema talkshow-nya. Siapa yang membawakan acaranya, Farhan, MC kondang yang sudah sarat pengalaman itu, dalam hati agak senang juga, karena pembawa acara yang sudah profesional seperti Farhan akan lebih mudah diarahkan, bahkan ia juga biasanya banyak memberi masukan dan kaya akan spontanitas yang membuat acara jadi lebih menarik. Inilah peran MC sesungguhnya, bukan cuma mendelivered dari satu acara ke acara berikutnya, namun ia harus mampu membawa suasana yang meriah dan membawa emosi dan pikiran audiens untuk sampai pada tujuan yang diharapkan. Sebagai nara sumber, ginekolog dan pakar seks Dr. Boyke Dian Nugraha, Country Manager Durex Bpk. Bram Indrarto dan pasangan suami istri selebritis Gilang Ramadhan dan Shahnaz Haque.

Tempatnya? Ini yang sedikit masalah, tempatnya di Puro Ristorante, sebuah restoran dengan nuansa putih nan romantis yang berlokasi di City Plaza, Jl. Jend. Gatot Subroto. Kenapa masalahnya ? Tempat ini terlalu kecil, tidak banyak yang bisa dilakukan karena keterbatasan area yang di blok dengan penggunaan pilar ala romawi, serta area yang terbatas karena di sisi kanan langsung bersebelahan dengan pantry dan meja panjang untuk menyiapkan sajian. Masalah lainnya adalah waktu loading dan set-up yang hanya dari pukul 14.00 sampai acara dimulai jam 19.00. Yang harus masuk? Mulai dari level stage, dekorasi, seperangkat multimedia dengan 2 camera dan 1 screen, sound system dan lighting. Semuanya harus bekerja bersama pada waktu yang terbatas.

Sebenarnya, waktu loading yang diberikan akhirnya diperlonggar menjadi 2 bagian, yaitu jam 04 sampai jam 10 pagi, lalu dilanjutkan dengan jam 14.00 sampai acara dimulai, sayangnya, pada bagian pertama, kita juga tidak dapat melakukan apa - apa, hanya loading tanpa melakukan installment dan hal ini makin diperburuk dengan kenyataan yang terjadi di lapangan, bahwa PIC dari Puro pun baru hadir jam 08 pagi. Untungnya, saya bekerja dengan vendor yang sudah terbiasa bekerja dengan limited time, dan hasilnya?

Nantikan kelanjutannya di posting saya berikutnya ya, kebetulan saya sedang dalam proses eksekusi untuk event Dana Pensiun Astra, sebuah event Gathering bertempat di Hotel Seruni, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, kelar event ini, akan saya lanjutkan cerita persiapan Talkshow Durex Sexual Wellbeing dan nanti saya sharing lagi tentang event di Cisarua yang sedang dijalankan ini. Untuk sementara, bisa lihat - lihat dulu tuh photo event Talkshow Durex Sexual Wellbeing yang bisa di klik pada halaman portfolio event.

Minggu, April 26, 2009

Terima Kasih untuk...


Terimakasih untuk semua teman - teman yang telah memberikan support dan komentar atas buku EO, 7 Langkah Jitu Membangun Bisnis Event Organizer, ada beberapa yang menanyakan mengenai kapan akan diadakan workshop EO dan tidak sedikit yang meminta untuk mengembangkan lagi tema yang lebih spesifik, misalnya, panduan untuk membuat konsep event, atau membuat proposal sponsor, panduan untuk team produksi dan lain sebagainya.

Menjawab komentar tadi, saya sendiri sudah membayangkan akan membuat beberapa buku lagi tentang bisnis event organizer, mungkin dari sharing pengalaman terbesar saya adalah dalam pembuatan creative concept dan juga menjalankan event atau bahasa kerennya sebagai Show Director, tapi, mungkin nggak dalam waktu dekat ini, karena, jujur saja, saat ini bersama dengan seorang teman saya sedang mempersiapkan buku panduan untuk bisnis Artist Management, yang juga merupakan bagian dari pengalaman saya, yang walaupun sampai saat ini, saya belum sempat bertemu dengan teman lama tadi karena kesibukan kami berdua. Sementara untuk workshop EO, saya juga sedang berusaha keras untuk mewujudkannya, tapi, kesibukan belakangan ini memaksa saya untuk terus menundanya, harus lebih fokus sepertinya. Memang, belakangan ini banyak project yang muncul secara tiba - tiba dan berkesan mendadak, masa iya kita tolak kalau masih bisa dikerjakan ? :)

Nah, untuk sharing pengalaman tentang konsep event dan juga menjalankan event, saya akan banyak menulis di blog ini, termasuk dalam cerita mengenai event yang baru saja saya jalankan, sebuah talkshow bertema Sexual Wellbeing yang dipersembahkan oleh Durex yang merupakan aplikasi dari strategi yang dikembangkan oleh Taktik Promo selaku agency yang menaungi brand tersebut. Sekali lagi, terimakasih untuk masukan, kritik dan saran yang membangun untuk buku "EO" semoga ke depannya saya bisa membuat beberapa buku dalam bidang tersebut untuk memperkaya referensi dunia event organizer dan entertainment. Oh iya, anda sendiri, sudah baca buku EO, 7 Langkah Jitu Membangun Bisnis Event Organizer ? Kalau belum, sempatin deh mampir ke Toko Buku Gramedia atau Toko Buku terkemuka lainnya dan kalau sudah baca, kasih komentar dengan kirim email ke ymegananda@yahoo.com, oke, sekian dari saya untuk hari ini, nanti saya lanjutkan dengan sharing pengelolaan event...

Sabtu, April 18, 2009

Sex, memang sesuatu yang menarik


Judulnya tulisan saya kali ini bukan bermaksud memprovokasi untuk melakukan hubungan sex! apalagi dengan lawan jenis yang bukan muhrim-nya, belum jadi miliknya secara sah, lebih - lebih dengan sesama jenis :) Ini merupakan summary personal yang diambil dari pengalaman saya saat menjalankan sebuah event talkshow bertema sexual wellbeing persembahan Durex, diadakan di Puro Ristorante, City Plaza, Wisma Mulia, Jakarta, 15 April 2009 lalu. Acara yang dipandu oleh Farhan dengan nara sumber pakr seksologi dan ginekolog Dr. Boyke Dian Nugraha, Bram Indrarto - country brand manager Durex -, pasangan selebriti Gilang Ramadhan dan Shahnaz Haque ini membuktikan bahwa sex memang menarik, disamping untuk dilakukan tentu saja diperbincangkan.

Simple, bahwa sex adalah salah satu fondasi dalam kelangsungan dan kelanggengan hidup berumah tangga, dan merupakan salah satu kenikmatan yang tidak dapat digantikan oleh apapun di dunia ini termasuk oleh uang! Hmmm...bener dong. Namun, banyak orang nggak menyadari akan hal itu, khususnya mereka yang sudah berumah tangga, akibatnya nggak heran, hampir 30% penyebab terbesar perceraian dan perselingkuhan karena masalah sex, dan yang terbesar utama adalah komunikasi. Tapi kalau mau ditelaah lebih lanjut, ya sebenarnya sex juga sih, koq gitu? gini, kalau salah satu pasangan bermalah dengan kehidupan sex-nya, kadang ia melupakan komunikasi dengan pasangannya, disimpan aja sendiri, dan akhirnya jadi bom waktu yang siap meledak kapan aja.
Koq saya jadi seperti pakar seks ya? he..he..he.. ok deh, balik lagi ke profesi saya sebagai event organizer, saya ceritakan seluruh proses dalam acara ini, tapi ntar ya, nggak sekarang... saat saya sedang menulis ini, malam minggu yang cukup ramai, ussy, penyanyi "Klik" tepat didepan saya, tapi nggak ada korelasinya dengan sex tentunya, kalau saya menunda melanjutkan tulisan ini, sudah waktunya untuk bergegas pulang dan menikmati...