Rabu, September 10, 2008

Peluang Event Setelah Idul Fitri, Mungkin Belum Terlambat!


Ini peluang bagi para EO juga vendor atau supplier industri tersebut. Kalau di bulan Ramadhan ini minim order, terus anda ikut-ikutan lemes dan tertidur di mesjid setelah Sholat Dzuhur, ya, bulan depannya EO anda bisa bubar :)
Ada peluang yang banyak sekali bisa dikerjakan, direncanakan dan dikonsepkan dengan matang untuk menyusur prospek event setelah lebaran usai nanti. Boleh percaya boleh nggak, EO yang ramadhan tahun ini dapat banyak pekerjaan mengorganize event client-nya, bisa jadi juga sudah ditunggu event lainnya usai pelaksanaan Ramadhan ini. Kenapa begitu? Mereka sudah mempersiapkan sedini mungkin datangnya bulan Ramadhan, mereka juga sudah melakukan penjadwalan momentum tertentu yang bisa digarap sebagai pekerjaan mereka. Bisa jadi juga, mereka sudah melakukan mapping selama satu tahun penuh untuk momentum tertentu itu, disamping terus berkutat dengan rutinitas memprospek dan memfollow-up existing client-nya. Nah, jadinya kalau anda yang berprofesi sebagai EO tidak kreatif dalam melihat moment - moment itu, bisa jadi....
Udah tahu dong jawabannya. Belajar dari kesuksesan EO yang lain, mulailah memetakan momentum tertentu yang bisa dijadikan bentuk kreatif event untuk disodorkan konsepnya ke hadapan client.
Kita mulai saja yuu, apa saja yang mungkin berpeluang untuk digarap EO usai Idul Fitri ini,

1. Udah jadi kebiasaan, beberapa hari usai Lebaran, bahkan pada Hari - 2 Lebaran pun, tempat wisata atau rekreasi konvensional, seperti Kebon Binatang, Pantai, Taman Bermain dan sejenisnya, akan dipadati oleh pengunjung. Masih ingat nggak berita tahun lalu, Kebon Binatang Ragunan macet total mulai dari perempatan mangga besar Pasar Minggu, yang jaraknya kira - kira masih 5 kiloan itu? Artinya apa ? Ini peluang! Produk dengan target market yang sama dengan pengunjung tempat wisata itu, merupakan potensial client yang bisa di prospek. Kuncinya ? Pikir sebaik mungkin bentuk kreatif yang bisa dijual di tempat itu, disesuaikan juga dengan target market yang datang. Contohnya? Aduuh, masa perlu di kasih contoh juga sih? Oke deh, Misalnya, apa ya... Rokok, produk baru yang target marketnya kelas C, Aroma, produk ini mengklaim bahwa ia sama Sempurna-nya dengan produk yang dianggap kompetitornya, Sampoerna katanya, padahal secara harga jauh banget. Kelas C, sudah pasti yang datang ke tempat seperti itu, masih suka dengan hiburan kelas rakyat, seperti dangdut, lenong atau hiburan lainnya, bikin konsep yang isinya hiburan rakyat, tapi, ada sesuatu yang unik, coba dijual ke produk Aroma, atau cari produk dengan target market yang sama dengan produk itu.


2. Nah, ini juga sudah jadi tradisi orang Indonesia, namanya Halal Bi Halal, menurut salah satu ahli agama, Islam sendiri sebenarnya tidak mengenal Halal Bi Halal, Indonesia saja lah yang memiliki tradisi ini. Ini sudah tentu peluang untuk para EO, berapa banyak perusahaan di Jakarta? Swasta atau Instansi Pemerintahan, pasti menggelar acara Halal Bi Halal, baik internal maupun external. Coba hubungi lagi client - client potensial anda, ngobrol santai bareng mereka sambil traktir buka puasa oke juga tuh, at the end, tanya, apakah ada rencana untuk buat Halal bi Halal? Kalau iya, boleh dong, kita ajuin konsep & budgetnya. Umumnya 1 - 2 minggu usai idul fitri saat aktifitas perkantoran jalan lagi, halal bi halal biasanya dimulai juga tuh. belum terlambat.

3. Usai lebaran, pada saat orang - orang yang mudik kembali ke Jakarta, itu juga bisa jadi peluang lho untuk EO. Untuk mereka yang jeli saat seperti ini, di terminal, di pelabuhan, di bandara, akan terjadi keramaian yang luar biasa. Gimana kalau kita cari produk yang target marketnya sama dengan orang - orang tersebut. Terus? Apa yang dibuat? Banyak bos, tergantung dari produk client akan meraih tujuan apa, baru kita yang buat konsep kreatifnya. Misalnya, kebetulan salah satu client kita, produk minuman energi misalnya, mereka ingin memaintain brand awareness yang udah tercipta di kalangan ses level C. Event yang kita proposed, sampling sekaligus selling, sekaligus juga kerjasama dengan PEMDA DKI untuk mendata pendatang yang masuk di DKI. Kombinasi antara program & pesan pemerintah DKI dengan pesan client kita, ngerti nggak? Aplikasinya, mungkin bisa seperti ini, kita buat level ukuran 3 x 3 aja, kasih backdrop produk sponsor, lengkapi dengan sound system sederhana, sama 1 plasma TV, kasih 1 mc, beberapa SPG/SPB. Si MC akan bertugas untuk mengucapkan selamat datang kembali kepada warga ibukota, juga warga non ibukota alias pendatang, nah buat pendatang, kasih pesan ke mereka, bahwa di Jakarta itu kejam, hidup di Jakarta penuh perjuangan, si MC juga mengajak pendatang mengisi data diri dan administrasi yang biasanya dicatatkan oleh petugas PEMDA DKI, sambil mereka mengisi data itu, SPG SPB memberikan sampling minuman energi. Untuk memperkuat promosi, branding di sekitar terminal dengan penempatan umbul-umbul akan lebih manis.

Masih banyak lagi peluang usai lebaran, oh iya, nggak lama setelah lebaran, natal dan tahun baru segera menjelang. Itu juga peluang lho, prospek dan follow up client untuk kedua moment tersebut dari sekarang juga nggak salah kok, siapa tahu memang itu rezeki ramadhan yang terlambat datang :)

3 komentar:

  1. om kalo butuh bangun stage spesial design, booth atau produksi booth table dll kita produksi aja
    murah design bukan dr kita

    mitrapro@gmail.com

    BalasHapus
  2. Nanti ya mas Nugros, kalau ada project yg cocok. Emang Mitrapro udah build set apa aja?

    BalasHapus
  3. indomobil truck,h tech,carrefour dll om thanks ya atas responnya...

    BalasHapus