Kamis, Mei 15, 2008

Invitation for pitching to EO

Menyambung tulisan saya kemarin mengenai pitching untuk memilih perusahaan event organizer pada event yang diadakan oleh client, banyak juga perdebatan yang terjadi di milis eo yahoogroups. Beberapa komentar bernada miring bagi client yang mengadakan proses pitching namun ternyata hanya formalitas ( yang insya allah tidak ada ). Ada juga yang merasa bahwa dengan proses kreatif yang sudah dilakukan oleh EO tersebut dalam menyiapkan proposal perlu dihargai, setidaknya dalam bentuk pitching fee, saya sendiri juga ikut nimbrung repply email dari salah satu senior EO, bung Kepra dengan EO-nya Saka Infosa. Menurutnya, saat ini Saka Infosa mulai memilih - milih proses pitching mana yang memang harus diikuti dengan serius, atau picthing mana yang diikuti juga demi menghormati client, meskipun sudah ada feeling bahwa picthing ini hanya "becanda." Menurutnya, EO juga bisa sombong. Komentar saya hanya memberikan pertanyaan, bagaimana dengan EO yang kecil ? yang baru dan minim pengalaman ? Apakah bisa sombong juga ?

Lumayan lama tuh perdebatan, sampai - sampai saya nulis ini, disana masih dilangsungkan perdebatan yang lumayan seru. Tapi, ok, sekarang kita fokus saja untuk mengetahui kira - kira perusahaan EO seperti apa yang akan diundang untuk mengikuti picthing? Menurut saya ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan perusahaan yang menjadi client-nya EO untuk memutuskan, akan mengundang siapa dalam proses pitching itu, ini beberapa diantaranya :

a. Perusahaan EO yang diundang adalah yang sudah pernah bekerjasama dengan mereka. Jelas dong, EO yang pernah bekerjasama dengan client, pasti akan diprioritaskan untuk diundang dalam proses pitching. Tapi, EO yang pernah bekerjasama menggarap event dan tentu saja event-nya sukses. Tapi kalau EOnya sendiri nggak menyenangkan dan hasil kerjanya mengecewakan, anda sudah tahu dong jawabannya :)

b. Perusahaan EO yang kedua, yang akan diundang, adalah EO yang pernah mengikuti picthing sebelumnya. Kenapa begitu ? Ada beberapa perusahaan sebagai client EO yang ingin memberikan kesempatan kedua kepada EO ini. Pertimbangannya, mungkin saja pada waktu pitching yang lalu, sebenarnya secara konsep, EO tersebut sudah sangat ok, namun dari sisi kepercayaan client untuk EO tersebut mengeksekusi event-nya masih kurang, bisa jadi karena pengalaman, atau saat ditanya hal - hal yang terkait teknis produksi, EO tersebut tidak memuaskan jawabannya. Siapa tahu saja, sekarang mereka sudah punya pengalaman lebih dan berkaca dari proses pitching tempo lalu.

c. Perusahaan EO yang ketiga, adalah perusahaan yang sama sekali belum bersentuhan dengan client ini dalam sebuah ikatan kerjasama penggarapan event. Namun, karena AE / marketing EO melakukan pendekatan dan proses komunikasi yang intens dengan simpatik, akhirnya diundang juga. Nah, bagian yang ketiga ini, bisa juga perusahaan yang memang sudah cukup terkenal dengan portfolio event yang sangat banyak, dari brand besar, event yang complicated dan lain sebagainya. Atau bisa juga, EO yang direkomendasikan oleh rekan dari client. Contohnya, dalam 1 group perusahaan besar, lets say Indomobil misalnya, mereka punya beragam brand dengan beragam varian. Mulai dari Suzuki -APV, Swift, Karimun, Baleno- tiap brand dipegang oleh 1 brand manager, bisa jadi brand manager APV menggunakan jasa EO A dan merasa puas, lalu ia merekomendasikan kepada brand manager Swift untuk menggunakan jasa EO yang sama

d. Perusahaan EO yang keempat, adalah perusahaan EO yang memiliki hubungan khusus dengan salah satu petinggi di perusahaan client dan direferensikan langsung oleh petinggi tersebut. Well, yang ini sih nggak usah kita bahas ya :)

e. Ada juga beberapa perusahaan sebagai client EO yang secara serius melakukan proses pitching dengan mengundang EO - EO yang sama sekali belum mereka ketahui, atau mungkin juga client tersebut belum pernah mengadakan pitching untuk pemilihan EO. Untuk yang satu ini ada beberapa tipe client yang memang serius mempertimbangkan kualitas dan kepuasan client sebelumnya, maka tidak jarang mereka meminta daftar portfolio event disertai dengan nomor telpon dan kontak person dari client sebelumnya itu. Bahkan, mereka langsung menghubungi client sebelumnya itu dan meminta konfirmasi mengenai tingkat kepuasan client akan jasa EO.

Anda termasuk perusahaan EO yang mana ? Yang manapun, bagian terpenting dari undangan client untuk mengikuti pitching adalah bahwa kita harus menghargai undangan tersebut, tidak usah berpikir negatif bahwa ini adalah pitching "becanda" dan lain sebagainya. Berikan penghargaan setinggi - tingginya kepada client yang mengundang EO anda untuk mengikuti proses pitching itu dengan mengerahkan seluruh konsep kreatif dan usaha terbaiknya. Perkara EO anda menang atau tidak, itu urusan Tuhan. Tiap kali akan mengikuti proses pitching ataupun sedang prospect sebuah pekerjaan, saya selalu mengucapkan dalam hati, "Saya sudah berikan yang terbaik, kalau memang saya menang berarti Tuhan membalas semua kerja keras saya kontan, tapi kalau tidak, saya yakin Tuhan punya rencana lain yang jauh lebih bagus."
Jadi Bismillah, let's go for pitching !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar